JAKARTA – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Ir. Diana Kusumastuti, M.T., menegaskan komitmennya mendorong pembangunan infrastruktur nasional yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga berdampak langsung pada pemberdayaan generasi muda.
Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menekankan pentingnya pembangunan inklusif dan berkelanjutan dengan melibatkan pemuda sebagai aktor utama pembangunan.
Diana dikenal sebagai salah satu figur insinyur perempuan yang konsisten mendorong inovasi, tata kelola pembangunan modern, serta pengarusutamaan peran perempuan dan generasi muda dalam pembangunan nasional. Peran strategisnya menjadikan Diana sebagai salah satu tokoh penting di balik arah kebijakan infrastruktur Indonesia saat ini.
Komitmen itu disampaikan Diana dalam Pesan, Dukungan, dan Apresiasi atas terbitnya buku “Pemberdayaan Ekonomi Pemuda: Menggapai Potensi Tanpa Batas”. Buku tersebut merekam praktik nyata pemberdayaan pemuda Indonesia, khususnya di Papua dan Aceh, melalui pengembangan ruang-ruang kreatif.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga berbagai upaya pembangunan yang berorientasi pada pemberdayaan pemuda dapat terus berkembang,” ujar Diana.
Ia menyambut baik kehadiran buku tersebut sebagai bagian dari proses pembangunan nasional yang menempatkan pemuda sebagai subjek utama perubahan.
Menurutnya, pembangunan Papua Youth Creative Hub di Jayapura dan Amanah Youth Creative Hub di Aceh merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menyediakan ruang kreatif yang inklusif, modern, dan produktif bagi anak muda.
Dalam menjalankan amanat Presiden, Diana menegaskan bahwa Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya terus mengawal pembangunan infrastruktur agar tidak sekadar menjadi fasilitas fisik, tetapi juga ruang tumbuh bagi kreativitas, inovasi, dan kolaborasi pemuda.
“Dengan adanya ruang-ruang kreatif tersebut, diharapkan lahir ide-ide inovatif, penguatan jejaring sosial, serta terbukanya peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan talenta mereka,” katanya.
Diana meyakini kisah dan refleksi yang dituangkan dalam buku tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pemuda di seluruh Indonesia untuk terus berkarya dan berkontribusi membangun negeri dari akar rumput.
“Semoga buku ini membawa manfaat luas dan menjadi energi positif bagi perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya.
Profil Singkat Diana KusumastutiIr. Diana Kusumastuti, M.T. merupakan birokrat senior dan insinyur perempuan yang telah mengabdi lebih dari tiga dekade di sektor pekerjaan umum.
Lahir di Surakarta, Jawa Tengah, Diana menyelesaikan pendidikan Sarjana Arsitektur di Universitas Diponegoro (Undip) dan Magister Teknik Studi Pembangunan di Institut Teknologi Bandung (ITB).Kariernya di Kementerian PUPR dimulai sejak awal 1990-an dan terus menanjak melalui berbagai jabatan strategis.
Ia pernah menjabat Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR periode 2020–2024, terlibat langsung dalam penataan kawasan permukiman, pasar rakyat, infrastruktur perkotaan, hingga pembangunan kawasan strategis nasional termasuk IKN Nusantara.
Pada 21 Oktober 2024, Diana dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia periode 2024–2029, menegaskan kepercayaan negara terhadap kepemimpinannya dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, inklusif, dan berdampak sosial.
