Sukoharjo – Dalam upaya mengevaluasi capaian kinerja serta menyusun strategi percepatan peningkatan pendapatan di semester pertama tahun 2026, Kepala Cabang Jasa Raharja Sukoharjo, Arvian Riza Yudhawan, memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Kepala UPPD dan Kasat Lantas wilayah Sukoharjo, Karanganyar, dan Wonogiri, Rabu (10/6/2026).
Sukoharjo – Dalam upaya mengevaluasi capaian kinerja serta menyusun strategi percepatan peningkatan pendapatan di semester pertama tahun 2026, Kepala Cabang Jasa Raharja Sukoharjo, Arvian Riza Yudhawan, memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Kepala UPPD dan Kasat Lantas wilayah Sukoharjo, Karanganyar, dan Wonogiri, Rabu (10/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Cabang Jasa Raharja Sukoharjo ini menjadi wadah bagi Tim Pembina Samsat untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mengoptimalkan pelayanan publik serta meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Dalam forum tersebut, Arvian Riza Yudhawan beserta jajaran Tim Pembina Samsat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data capaian hingga Mei 2026. Fokus pembahasan mencakup realisasi pendapatan, efektivitas program kepatuhan, serta pemetaan tantangan yang dihadapi di lapangan guna merumuskan langkah taktis di bulan-bulan mendatang.
“Kolaborasi yang solid antara Jasa Raharja, UPPD, dan Satlantas adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan target tahun 2026 ini,” tegas Arvian dalam arahannya.
Ia menambahkan bahwa berbagai program strategis harus terus dioptimalkan. Di antaranya adalah penegakan kepatuhan melalui implementasi Pasal 74 UU No. 22 Tahun 2009, pelaksanaan Sengkuyung Mobile, pendataan kendaraan bermotor perusahaan, serta inovasi layanan seperti Samsat Budiman dan SIGAP Instansi. Selain itu, pemanfaatan kanal digital juga menjadi poin krusial untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban perpajakan.
Pertemuan ini juga merespons rekomendasi dari Tim Pembina Samsat Nasional serta menindaklanjuti Surat Edaran Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah. Fokus utamanya adalah penguatan sinergi dalam pemanfaatan data kendaraan menunggak dan mendekatkan akses layanan Samsat hingga ke lapisan masyarakat terbawah.Melalui koordinasi intensif ini, Tim Pembina Samsat wilayah Sukoharjo, Karanganyar, dan Wonogiri optimis dapat memperkuat langkah-langkah strategis yang telah disepakati. Diharapkan, sinergi ini tidak hanya mampu meningkatkan kinerja pendapatan daerah, tetapi juga memberikan pelayanan yang semakin prima, mudah, dan transparan bagi seluruh wajib pajak di wilayah kerja terkait.
