SUKOHARJO – Tim Pembina Samsat Wonogiri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) strategis guna memperkuat sinergi dan mengoptimalkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayah Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Jasa Raharja Cabang Sukoharjo pada Selasa (10/02/2026).
Rapat krusial ini dihadiri oleh jajaran pimpinan instansi terkait, di antaranya Kepala UPPD Samsat Wonogiri, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Wonogiri, Wakil Kepala BPD Jateng Cabang Wonogiri, serta perwakilan Satlantas Polres Wonogiri.
Dalam Rakor tersebut, fokus utama pembahasan adalah implementasi langkah-langkah strategis untuk menjangkau wajib pajak secara lebih efektif. Salah satu inovasi unggulan yang dibahas adalah pemanfaatan aplikasi reminder pembayaran PKB yang dikembangkan oleh BKD Kabupaten Wonogiri. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan pengingat kepada masyarakat sebelum masa jatuh tempo pajak berakhir.
Selain penguatan teknologi, Tim Pembina Samsat juga memantapkan pelaksanaan berbagai program “jemput bola” dan lapangan, antara lain, Program Sengkuyung & DTD (Door to Door) yaitu Pendekatan langsung ke rumah wajib pajak. Gadis Pantura yaitu Gerakan aktif dalam mendata dan mensosialisasikan pajak kendaraan. Operasi Gabungan (Ops Gab) yaitu Sosialisasi terpadu di titik-titik strategis wilayah Wonogiri.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Cabang Jasa Raharja Sukoharjo, Arvian Riza Yudhawan, menyampaikan bahwa peningkatan kepatuhan PKB berbanding lurus dengan kepastian perlindungan dasar bagi masyarakat melalui SWDKLLJ.
Beliau menekankan pentingnya sinergi ini dalam koridor hukum perlindungan asuransi sosial, UU No. 33 Tahun 1964 Perlindungan bagi penumpang kendaraan umum. UU No. 34 Tahun 1964 Perlindungan bagi pihak ketiga korban kecelakaan lalu lintas jalan.
“Koordinasi ini bukan sekadar mengejar target penerimaan daerah, melainkan upaya bersama untuk memastikan hak-hak masyarakat dalam mendapatkan perlindungan asuransi sosial tetap terjamin. Dengan membayar pajak tepat waktu, masyarakat turut menjaga keberlangsungan santunan bagi korban kecelakaan,” ujarnya.
Melalui Rakor ini, Tim Pembina Samsat Wonogiri berkomitmen untuk menjalankan seluruh program secara optimal dan berkelanjutan. Sinergi antarinstansi diharapkan menjadi kunci keberhasilan dalam memberikan pelayanan publik yang lebih prima, transparan, dan mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Wonogiri.
