KedaiKOPI: Integritas-Ketegasan Kunci Masyarakat Lihat Pemimpin Ideal

KedaiKOPI: Integritas-Ketegasan Kunci Masyarakat Lihat Pemimpin Ideal

Hasil riset Lembaga Survei KedaiKOPI menunjukkan integritas dan ketegasan menjadi kunci pemimpin ideal di mata masyarakat.

Riset berjudul Eksplorasi Kriteria Pemimpin Ideal Nasional dirilis pada Minggu (11/1).Pendiri KedaiKOPI, Hendri Satrio, mengatakan riset ini ditujukan kepada elite politik dan calon pemimpin nasional.

Tujuannya untuk menjelaskan karakter dan kompetensi pemimpin yang diharapkan masyarakat Indonesia.

“Riset ini memberi gambaran tentang kriteria pemimpin yang diinginkan masyarakat,” ujar Hendri Satrio di Jakarta, Senin.

Penelitian dilakukan melalui diskusi kelompok pada 2–3 Desember 2025.Sebanyak 30 responden terlibat dalam riset ini. Responden berasal dari berbagai latar belakang, seperti akademisi, mahasiswa, jurnalis, pedagang, pengemudi ojek online, guru, dan ibu rumah tangga.

Hendri menegaskan riset ini tidak membahas sosok atau nama tertentu. Riset ini ditujukan sebagai panduan bagi masyarakat dalam memilih pemimpin. Rektor Institut Harkat Negeri, Sudirman Said, menyebut ada empat kriteria utama pemimpin ideal.

Empat kriteria tersebut adalah integritas, kompetensi, kemampuan menginspirasi, dan visi masa depan yang luas. Menurutnya, tantangan yang besar membutuhkan pemimpin dengan integritas tinggi.

Ia menilai perbedaan pandangan antara elite dan non-elite adalah hal yang wajar. Kelompok elite fokus pada tata kelola dan kebijakan strategis.

Sementara itu, kelompok non-elite menilai pemimpin dari dampak nyata yang dirasakan.

Peneliti BRIN, Prof. Siti Zuhro, menilai proses rekrutmen kepemimpinan nasional saat ini belum berjalan baik. Ia berharap riset seperti ini dapat memunculkan pemimpin baru yang lebih sesuai dengan harapan masyarakat.

Laporan KedaiKOPI juga mencatat perbedaan pilihan antara kelompok elite dan non-elite. Kelompok elite menilai pemimpin dari visi besar dan perencanaan jangka panjang. Kelompok non-elite lebih memilih pemimpin yang empatik, sederhana, dan responsif.

Meski berbeda pandangan, kedua kelompok sepakat pada satu hal. Pemimpin ideal harus memiliki rekam jejak bersih dan bebas kontroversi.

Sumber Antaranews