PDI Perjuangan Luncurkan Maskot Barata, Simbol Kekuatan Rakyat di Rakernas

PDI Perjuangan Luncurkan Maskot Barata, Simbol Kekuatan Rakyat di Rakernas

PDI Perjuangan secara resmi memperkenalkan maskot terbarunya yang diberi nama Barata dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 partai. Peluncuran ini berlangsung meriah pada Sabtu, 10 Januari 2026, di Beach International Stadium, Ancol, Jakarta Timur.

M. Prananda Prabowo, Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, menjelaskan bahwa Barata bukan sekadar identitas visual semata. Maskot PDI Perjuangan Barata ini merupakan representasi komitmen ideologis yang telah melalui proses kurasi panjang dan mendalam.

Kehadiran Barata diharapkan dapat menjadi simbol kekuatan rakyat yang berakar pada persatuan, bergerak dengan kesadaran, serta bertindak demi keadilan dan kedaulatan bangsa. Ini menegaskan kembali nilai-nilai inti yang diusung oleh PDI Perjuangan dalam setiap langkahnya.

Makna Filosofis dan Visual Maskot Barata

“Banteng Barata melambangkan kekuatan rakyat yang berakar pada persatuan, bergerak dengan kesadaran, dan bertindak demi keadilan serta kedaulatan bangsa,” kata Prananda Prabowo dalam siaran pers resmi. Pernyataan ini menegaskan filosofi mendalam di balik pemilihan maskot banteng tersebut, yang diharapkan menjadi cerminan nilai-nilai perjuangan PDI Perjuangan.

Secara visual, maskot PDI Perjuangan Barata tampil dengan desain yang segar dan sporty, mencerminkan semangat dinamis partai dalam menghadapi tantangan zaman. Barata digambarkan sebagai banteng yang mengenakan jaket hoodie berwarna merah, dihiasi logo PDI Perjuangan, celana hitam, dan sepatu putih bergaris merah, memberikan kesan modern namun tetap kuat.

Prananda Prabowo menyampaikan harapannya agar maskot ini dapat terus menjadi representasi semangat PDI Perjuangan dalam berdemokrasi. Barata diharapkan mampu mengawal kepentingan masyarakat secara konsisten dan berkelanjutan, menjadi pengingat akan dedikasi partai terhadap rakyat.

Sayembara Penamaan dan Apresiasi Kreativitas Publik

Sebelum resmi diluncurkan dengan nama Barata, maskot banteng ini sempat diperkenalkan ke publik tanpa nama, memicu rasa penasaran. PDI Perjuangan kemudian membuka sayembara penamaan maskot untuk melibatkan partisipasi masyarakat luas dalam proses kreatif ini.

Sayembara tersebut berlangsung selama tiga bulan, mulai dari Oktober hingga Desember 2025, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkontribusi dengan ide-ide nama yang paling relevan. Inisiatif ini menunjukkan komitmen partai dalam menghargai inovasi dan kreativitas inklusif dari berbagai lapisan masyarakat.

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi kreatif tersebut, PDI Perjuangan memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta yang telah berpartisipasi. Dalam prosesi peluncuran, lima pemenang terbaik sayembara penamaan maskot PDI Perjuangan Barata dianugerahi piagam penghargaan khusus dari partai sebagai bentuk pengakuan.

Rakernas dan Momentum Strategis Partai

Peluncuran maskot PDI Perjuangan Barata ini bertepatan dengan momen penting Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai. Rakernas adalah forum strategis untuk mengevaluasi kinerja dan merumuskan arah kebijakan partai ke depan, serta menjadi ajang konsolidasi internal.

Kehadiran maskot baru di tengah perhelatan Rakernas dan HUT ke-53 PDI Perjuangan menunjukkan komitmen partai terhadap regenerasi dan adaptasi. Hal ini juga menjadi simbol semangat baru dalam menghadapi dinamika politik nasional dan tantangan di masa mendatang.

Momen ini dimanfaatkan untuk mengukuhkan identitas partai yang kuat dan relevan di mata publik. Barata diharapkan dapat meningkatkan engagement dan menjadi ikon yang mudah dikenali oleh seluruh lapisan masyarakat, memperkuat citra partai di kancah perpolitikan Indonesia.

Sumber: AntaraNews