PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali mencetak kinerja gemilang di sektor hulu migas. Perusahaan berhasil menghasilkan minyak sebanyak 2.648 barel per hari (BOPD) dari sumur eksplorasi Pinang East-2 (Pinang-70). Pencapaian ini memperkuat produksi minyak PHR sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
Sumur Pinang East-2 menunjukkan performa luar biasa setelah uji produksi, dengan hasil crude oil murni tanpa campuran air maupun gas. Capaian ini menambah daftar keberhasilan PHR dalam memaksimalkan potensi migas di Wilayah Kerja Rokan.
General Manager Zona Rokan PHR, Andre Wijanarko, menyebut hasil tersebut sebagai bukti inovasi dan kerja keras seluruh tim di lapangan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut memberikan optimisme baru bagi industri migas dalam meningkatkan produksi nasional.
Produksi Impresif dan Kontribusi bagi Energi Nasional
Pinang East-2 menjadi salah satu sumur paling produktif dalam program eksplorasi PHR. Angka 2.648 BOPD jauh melampaui proyeksi awal dan melanjutkan tren positif setelah keberhasilan sumur Pinang East-1 yang menghasilkan 2.350 BOPD.
Kualitas reservoir di Pinang East-2 dinilai sangat baik karena mampu menghasilkan minyak tanpa adanya water cut ataupun gas. Keberhasilan ini semakin memperkuat cadangan minyak di Wilayah Kerja Rokan yang selama ini menjadi tulang punggung produksi nasional.
Peningkatan produksi dari sumur ini menjadi sinyal positif bagi upaya pemerintah mendorong swasembada energi dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Inovasi Teknologi dan Peran Pekerja Lapangan
Pencapaian produksi yang tinggi tak lepas dari penerapan teknologi directional drilling atau pengeboran miring berarah. PHR menerapkan konsep infill reduce spacing yang terbukti efektif meningkatkan peluang keberhasilan pemboran.
Andre Wijanarko menegaskan bahwa inovasi ini hanya mungkin dicapai berkat dedikasi tinggi para pekerja PHR. “Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen seluruh tim,” ujarnya.
PHR terus meningkatkan kapasitas eksplorasi dan pengembangan lapangan migas guna memastikan keberlanjutan produksi di masa mendatang.
Potensi Tambahan Cadangan dan Prioritas Keselamatan
Capaian produksi dari Pinang East-2 juga menjadi indikator adanya potensi cadangan migas yang lebih besar di Area Pinang. PHR saat ini sedang memantau sumur selanjutnya, Pinang East-3 (Pinang-71), yang berpotensi menambah peningkatan produksi.
Minyak dari Lapangan Pinang East dialirkan melalui jaringan pipa menuju Pinang GS, sebelum diteruskan ke Bangko GS untuk memenuhi kebutuhan industri.
Selain mengejar target produksi, PHR menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh proses pemboran dan operasi di lapangan dilakukan dengan standar keselamatan tinggi untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
Sumber AntaraNews
