JAKARTA – Milangkala ke-1 Sundawani Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Majalengka menjadi momentum untuk menegaskan bahwa pelestarian budaya Sunda tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial dan simbol semata.
Budaya Sunda, menurut Bendahara Sundawani Kecamatan Majalengka, Isra Setia Haris, harus diwujudkan dalam karakter dan perilaku sehari-hari melalui nilai-nilai luhur seperti silih asah, silih asih, silih asuh, serta someah hade ka semah.
Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian Milangkala ke-1 Sundawani DPC Majalengka yang sekaligus dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin malam (24/8/2026).
Isra mengatakan, satu tahun perjalanan Sundawani menjadi titik awal bagi organisasi untuk memperkuat kekompakan sekaligus meningkatkan kontribusi kepada masyarakat.
Menurutnya, organisasi tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan jumlah anggota atau menjadi besar secara struktur, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat nyata.
”Jangan hanya ingin menjadi organisasi yang besar, tetapi harus menjadi organisasi yang besar manfaatnya,” ujar Isra.
Ia menilai pelestarian budaya daerah memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat. Karena itu, budaya Sunda tidak seharusnya hanya ditampilkan melalui pakaian adat, kesenian, maupun berbagai kegiatan seremonial.
“Budaya Sunda jangan hanya menjadi simbol dalam pakaian, kesenian, atau kegiatan seremonial. Lebih dari itu, nilai-nilai budaya harus menjadi karakter dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Isra menambahkan, nilai luhur budaya Sunda juga mengajarkan pentingnya menjaga kekompakan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam momentum peringatan kemerdekaan, seluruh anggota Sundawani dan masyarakat juga diajak untuk mengisi kemerdekaan dengan menjaga kerukunan, melestarikan budaya, menjaga lingkungan, serta ikut menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial.
Ia menegaskan, menjaga identitas dan budaya daerah tidak bertentangan dengan semangat nasionalisme. Sebaliknya, keberagaman budaya menjadi kekayaan bangsa yang harus dirawat dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
Melalui Milangkala ke-1 ini, Sundawani DPC Majalengka diharapkan semakin solid dan mampu menjadikan nilai-nilai budaya Sunda sebagai dasar dalam memperkuat persaudaraan serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
