JAKARTA — Program Beasiswa Vokasi BAZNAS mulai memasuki tahapan wawancara untuk menjaring generasi muda Majalengka yang dipersiapkan memiliki keterampilan dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Sebanyak 56 calon penerima manfaat Batch 1 mengikuti wawancara di BLK Cakraningrat, Kabupaten Majalengka, Jumat (4/9/2026). Mereka sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Proses wawancara tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI), dan Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DK2UKM) Kabupaten Majalengka.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengatakan kesempatan mengikuti program vokasi harus dimanfaatkan peserta untuk meningkatkan kemampuan sebagai bekal menghadapi dunia kerja.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik dan semaksimal mungkin. Tingkatkan kemampuan dan performa, karena ke depan sudah ada dunia kerja dan perusahaan yang menanti,” ujar Agus.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan pendidikan, tetapi juga mendorong penerima manfaat agar memiliki kompetensi yang dapat digunakan untuk meningkatkan masa depan dan kemandirian.
Melalui pendidikan dan pelatihan vokasional, peserta nantinya diarahkan untuk memiliki keterampilan teknis sekaligus kesiapan menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Program Beasiswa Vokasi BAZNAS juga menjadi salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat melalui pendekatan pemberdayaan. Dana zakat diarahkan untuk memberikan manfaat jangka panjang dengan meningkatkan kapasitas dan keterampilan penerima manfaat.
Sementara itu, calon peserta yang telah lolos seleksi administrasi tetapi belum mengikuti wawancara akan menjalani proses seleksi pada Batch 2.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap program tersebut dapat menjadi pintu bagi generasi muda untuk memperoleh keterampilan, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang untuk bekerja dan membangun kemandirian ekonomi.
