Cilacap – Dalam rangka meningkatkan keselamatan berlalu lintas, menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam mendukung program keselamatan jalan dan peningkatan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor, PT Jasa Raharja Wangon menggelar kegiatan Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Cilacap pada Senin, 09 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Cilacap tersebut dihadiri oleh unsur Unit Gakkum dan Kamsel Satlantas Polresta Cilacap, Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, UPPD Kabupaten Cilacap, serta stakeholder terkait yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) merupakan wadah koordinasi dan kolaborasi antarinstansi yang secara rutin dilaksanakan guna menyamakan persepsi, mengevaluasi kondisi keselamatan lalu lintas, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas. Melalui forum ini, seluruh peserta berkomitmen untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas program keselamatan yang telah berjalan di wilayah Kabupaten Cilacap.
Dalam kesempatan tersebut, Jasa Raharja memaparkan data kecelakaan lalu lintas dan tingkat fatalitas korban yang terjadi di wilayah Kabupaten Cilacap selama periode berjalan. Data tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk mengidentifikasi titik-titik rawan kecelakaan (blackspot), lokasi dengan tingkat risiko tinggi, serta pola kejadian kecelakaan yang memerlukan perhatian khusus dari seluruh stakeholder keselamatan jalan.
Berdasarkan hasil pembahasan forum, sejumlah langkah strategis disepakati untuk dilaksanakan secara kolaboratif, antara lain peningkatan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, pelajar, dan komunitas pengguna jalan, optimalisasi pemasangan rambu-rambu lalu lintas serta fasilitas perlengkapan jalan, peningkatan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, hingga pelaksanaan survei bersama pada titik-titik rawan kecelakaan guna menentukan langkah penanganan yang tepat dan efektif.
Perwakilan Unit Gakkum dan Kamsel Satlantas Polresta Cilacap menyampaikan bahwa keselamatan lalu lintas tidak dapat diwujudkan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkeselamatan.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program keselamatan yang akan dijalankan bersama, khususnya terkait peningkatan kualitas sarana dan prasarana lalu lintas yang menjadi bagian penting dalam menekan risiko kecelakaan di jalan raya. Evaluasi terhadap kondisi perlengkapan jalan dan kebutuhan fasilitas keselamatan juga menjadi salah satu fokus pembahasan dalam forum tersebut.
Pada kesempatan yang sama, UPPD Kabupaten Cilacap turut menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam mendukung peningkatan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Sinergi antara Tim Pembina Samsat dan stakeholder keselamatan jalan dinilai mampu mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kendaraan sebagai bagian dari upaya mewujudkan keselamatan berlalu lintas yang lebih baik.
Melalui pelaksanaan Forum Komunikasi Lalu Lintas ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam program pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan kolaboratif bersama seluruh stakeholder terkait. Diharapkan hasil koordinasi dan rekomendasi yang dihasilkan dalam forum ini dapat segera ditindaklanjuti sehingga memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka kecelakaan dan tingkat fatalitas korban di wilayah Kabupaten Cilacap.Dengan sinergi yang semakin kuat antara Jasa Raharja, Kepolisian, Dinas Perhubungan, UPPD, serta seluruh pemangku kepentingan, diharapkan tercipta ekosistem transportasi yang lebih aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan guna mendukung mobilitas masyarakat serta mewujudkan budaya berlalu lintas yang semakin baik di Kabupaten Cilacap.
