Danantara-BNPB Bakal Bangun Huntara buat Korban Bencana Sumatera

Danantara-BNPB Bakal Bangun Huntara buat Korban Bencana Sumatera

Jakarta — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memastikan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah berjalan.

Pembangunan huntara dilakukan oleh Danantara dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara itu, pembangunan huntap akan dikerjakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Tiga Kategori Kerusakan Rumah

Pemerintah menetapkan tiga kategori kerusakan rumah akibat bencana. Kategori tersebut meliputi rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat atau hilang.

Untuk rumah rusak ringan dan sedang, pemerintah menyalurkan bantuan tunai. Bantuan ini diberikan agar warga bisa segera memperbaiki rumah dan kembali menempatinya.

Sementara itu, untuk rumah rusak berat atau hilang, pemerintah menyiapkan pembangunan hunian melalui tahapan huntara dan huntap.

Pemda Diminta Percepat Pendataan

Hal tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Lanjutan Pembahasan Pembangunan Huntap Pascabencana di Wilayah Sumatera yang digelar secara daring dari Jakarta, Minggu (28/12).

Rapat ini dihadiri Menteri PKP Maruarar Sirait, CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Kepala BNPB Suharyanto.

Dalam kesempatan itu, Tito meminta pemerintah daerah mempercepat pendataan rumah warga yang terdampak bencana. Ia menekankan bahwa penanganan sangat bergantung pada kelengkapan dan kecepatan data.

“Data untuk kategori rusak ringan dan sedang harus by name by address. Itu harus betul-betul jelas,” kata Tito dalam keterangan tertulis, dikutip dari detikNews, Senin (29/12/2025).

Menurut Tito, meski kondisi geografis menyulitkan, data awal tetap dibutuhkan sebagai baseline penanganan.

Ribuan Unit Huntara dan Huntap Dibangun

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan pemerintah menargetkan ribuan unit huntara dan huntap segera dibangun di wilayah terdampak.

Berdasarkan data resmi Sekretariat Kabinet per Minggu (28/12/2025), berikut perkembangannya:

1. Pembangunan Huntara

  • Danantara memulai pembangunan 15.000 unit huntara
  • 500 unit pertama ditargetkan selesai minggu ini
  • Huntara dilengkapi sanitasi air bersih, listrik, rumah ibadah, Wi-Fi, dan fasilitas anak
  • Total 15.000 unit ditargetkan rampung dalam 3 bulan
  • BNPB juga membangun 4.500 unit huntara di tiga provinsi

2. Pembangunan Huntap

  • Kementerian PKP memulai pembangunan huntap di tiga provinsi
  • 2.500 unit pertama telah dibangun di lahan pemerintah milik BUMN
  • 2.500 unit berikutnya mulai dibangun awal pekan depan

Pemerintah menargetkan pembangunan hunian tersebut dapat mempercepat pemulihan masyarakat dan mengembalikan kehidupan warga terdampak bencana.

sumber detik