PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan, melalui Penanggung Jawab Samsat Banjarbaru, Riza Lazuardi, bersama General Manager PERUM DAMRI Cabang Banjarmasin, Andi Wahyu, melaksanakan DAMRI yang mengalami insiden di kawasan tanjakan Batu Bangkai, Desa Lumpangi, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa (09/06/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergi dalam memastikan penanganan penumpang dan penyelesaian administrasi pascakejadian berjalan dengan baik.
Berdasarkan informasi yang diterima, satu unit bus DAMRI yang melayani rute Banjarmasin–Loksado mengalami gangguan teknis berupa mati mesin saat melintasi tanjakan. Kendaraan kemudian tergelincir ke bahu jalan yang menanjak sehingga mengakibatkan dua orang penumpang mengalami luka ringan. Seluruh korban segera mendapatkan penanganan medis, sementara kejadian tersebut juga telah ditangani oleh jajaran Polsek Loksado.
Penanggung Jawab Samsat Banjarbaru, Riza Lazuardi, menyampaikan bahwa Jasa Raharja segera melakukan koordinasi dengan pihak operator angkutan, kepolisian, dan fasilitas kesehatan untuk memastikan proses pelayanan kepada korban berjalan sesuai ketentuan. “Meskipun korban hanya mengalami luka ringan, kami tetap melakukan pendampingan dan koordinasi agar seluruh proses penanganan dapat berjalan cepat serta memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, menegaskan bahwa Jasa Raharja senantiasa hadir memberikan perlindungan dasar bagi penumpang angkutan umum yang mengalami kecelakaan sesuai ketentuan yang berlaku. “Koordinasi yang cepat antara operator angkutan, kepolisian, fasilitas kesehatan, dan Jasa Raharja menjadi faktor penting untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang optimal saat terjadi insiden di perjalanan,” katanya.
Melalui kegiatan pendampingan ini, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan berharap sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna meningkatkan keselamatan transportasi dan memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat pengguna angkutan umum di Kalimantan Selatan.
